Wednesday, December 18, 2013

Pengertian debit air (DAS)

Pengaruh Hutan dan Pengelolaan DAS 

A.    Beberapa pengertian tentang debit air

Air merupakan pokok bagi kehidupan dan secara keseluruhan mendominasi komposisi kimia dari semua organisme. Terdapatnya dimana-mana dalam biota sebagai tumbuhan metabolisme biokimia dan mempunyai sifat kimia serta fisika yang unik.
Perairan umum merupakan bagian permukaan bumi yang secara permanen berkala digenangi air, baik air tawar, payau, atau laut yang dihitung dari garis pasang surut terendah ke arah daratan dan badan air tersebut terbentuk secara alami maupun buatan (Dinas Perikanan Tingkat 1 Propinsi Riau, 1997). Dari hasil pengamatan yang dilakukan bahwa debit air dapat diukur dengan berbagai metode diantaranya yaitu: Emboys Float Method, Rectangular Weir, 90 Notch Weir, cara kecepatan luas ( Sihotang, 2006). Debit air adalah jumlah air yang mengalir dari suatu penampang tertentu ( sungai/ saluran/ mata air) persatuan waktu (ltr/dtk, m3/dtk, dm3/dtk).
          Pemilihan lokasi pengukuran debit air dapat dilakukan di bagian sungai yang relatif lurus, jauh dari pertemuan cabang sungai, tidak ada tumbuhan air, aliran tidak turbulen, dan aliran tidak melimpah melewati tebing sungai (Sihotang, Asmika dan Efawani, 2006).

B.     Pengaruh hutan terhadap debit air

Hutan sangat berpengaruh terhadap debit air di sungai, di mana apabila hutan di sekitar sungai rusak sudah pasti tempat untuk menahan arus sungai yang diakibatkan pertambahan volume air yang terjadi karena hujan yang deras maka akan terjadi erosi terhadap tanah yang menyebabkan lebarnya badan sungai tetapi dangkal ke dalam sungai tersebut. Sehingga kita harus menjaga hutan agar volume air yang naik karena hujan dapat di cegah atau di tahan oleh daya serap hutan yang masih baik. Hutan yang baik itu meliputi Lapisan humus inilah yang sangat bermanfaat dalam memperkaya kandungan hara tanah serta memperbaiki struktur tanah. Tanah yang kaya kandungan hara serta baik struktur tanahnya dapat memperbesar : (1) kapasitas tanah dalam menahan air (2) dapat memperbaiki kelembaban tanah dan infiltrasi air ke dalam tanah (3) humus juga dapat melenyapkan energi kinetis air hujan (4) menghambat penguapan air dari permukaan tanah serta (5) dapat menghambat aliran permukaan sehingga dapat mencegah erosi.

C.     Teknik mengukur debit air

Dalam mengukur debit air ini terdapat 2 cara yang digunakan untuk menghitung debit air:

  •        Pertama, dengan menggunakan metode float emboys. Tancapkan 6 buah batang kayu menjadi 2 banjar atau 3 shaf, kemudian tentukan lebar rata – rata (W). Hitung kedalaman air pada masing – masing shaf diantara batang kayu, kemudian tentukan kedalaman rata – rata (D). Perhatikan dasar perairan, kemudian tentukan konstanta perairan (A). Hitung jarak yang ditempuh bola ping-pong (L) dan hanyutkan bola ping-pong sambil menghitung berapa waktu yang di tempuh oleh bola ping-pong pada jarak yang telah ditetapkan (T). Hitung dengan rumus R=WDAL/T.

  •       Kedua, dengan menggunakan papan celah (weir). Pada praktikum ini, papan celah yang digunakan adalah tapesium weir (papan bercelah trapesium). Letakkan papan celah hingga dasar celah terendam air. Hitung lah lebar dasar celah (L). Hitung tinggi dasar celah singga permukaan air (h) kemudian h dikali 4, maka kemudian diperoleh H. Setelah itu ukur jarak antara dasar celah hingga kedepan papan celah sepanjang H dan hitung kedalaman dari jarak yang didapat, maka kedalaman itulah yang digunakan (H).

Cara menghitungnya adalah sebagai berikut :

Ket :    R   :  Debit air (m3/dtk)

W  :  Rata-rata lebar (m)
D   :  Rata-rata kedalaman (m)
A   :  Konstanta perairan
L    :  Jarak yang ditempuh pelampung (m)
T    :  Waktu (detik)


      Dik     :                   
      W1= 0,99
      W2= 1,05
      W3= 0,98
      D1= 0,6
      D2= 0,54
D3= 0,81
L= 300 cm
T= 34 detik
A= 0,8 ( Berpasir )

      
        Dit       :R...?
     W= W1 + W2 + W3
        0,99 +1,05 +0,98/3=3,02
     D= D1 + D2 + D3
     D=0,6+0,54+0,81=1,95
      R=  3,02m*1,95m*3m*0,8/34
      R=0, 41 m/s



No comments:

Post a Comment

anda dapat bergabung dengan blogku tanpa pengecualian